Warga Balirejo yang telah menetap sejak 1950-an terancam tergusur akibat klaim tanah Sultan Ground melalui kerja sama PT KAI dan Keraton, memunculkan kritik atas legitimasi kebijakan keistimewaan DIY yang dinilai abai terhadap hak tanah rakyat.
Kami hadir untuk memastikan suara pemuda tidak sekadar didengar, tetapi menjadi bagian dari perubahan nyata. Dari riset hingga advokasi, kami menjembatani aspirasi pemuda dengan kebijakan publik yang inklusif dan berdampak.
Kami berupaya mendorong kebijakan yang inklusif melalui riset, diskusi, dan kampanye. Ruang-ruang dialog kami hadirkan agar suara pemuda dapat didengar dan diwujudkan dalam kebijakan.
Kebijakan di Indonesia kami ulas dengan kritis melalui perspektif pemuda. Kami berupaya mendorong kebijakan yang lebih inklusif dengan memberi opini analitis hingga solutif.
Kami membangun komunitas digital untuk mendorong kebijakan yang berpihak pada pemuda. Melalui gerakan bersama, kami memastikan suara pemuda berdampak nyata.
Warga Balirejo yang telah menetap sejak 1950-an terancam tergusur akibat klaim tanah Sultan Ground melalui kerja sama PT KAI dan Keraton, memunculkan kritik atas legitimasi kebijakan keistimewaan DIY yang dinilai abai terhadap hak tanah rakyat.
Yogyakarta dikenal sebagai daerah istimewa, namun keistimewaan itu belum sepenuhnya dirasakan pejalan kaki akibat minimnya trotoar yang layak, aman, dan inklusif, sehingga budaya berjalan kaki terpinggirkan oleh dominasi kendaraan pribadi dan lemahnya penegakan regulasi ruang publik.
Kehadiran bus listrik Trans Jogja di DIY menjadi bukti pemanfaatan Dana Istimewa yang tepat guna, sekaligus langkah awal menuju transportasi publik ramah lingkungan untuk mengurangi polusi udara dan memperbarui armada angkutan umum di Yogyakarta.
Komunitas Jemput Suara menggelar Forum Temu Suara bersama anggota DPD RI Yashinta Sekarwangi Mega di Yogyakarta sebagai ruang diskusi kritis bagi generasi muda dalam menyikapi efisiensi anggaran pusat dan dampaknya terhadap APBD DIY, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, dan program publik.
DIY akan menggelar Pilkada serentak untuk memilih pemimpin masa depan. Pemilih muda menjadi segmen terpenting yang harus diperhatikan. Hal tersebut disampaikan Iksan Maulana disela sela Bijak Menonton Debat Cabup Sleman X Temu Suara di Sanguku, Cafe , Babarsari, Sleman (12/11).
Bijak Pilkada bekerja sama dengan Jemput Suara dan Lab Demokrasi menggelar Festival Pilkada Yogyakarta di Asrama Mahasiswa Merapi Singgalang pada 2 November 2024 lalu.
Newsletter Jemput Suara: Update Insight Kebijakan, Analisis Tren, hingga Gerakan Pemuda Terkini.
Jemput Suara adalah platform pemuda independen dan non-profit yang berasaskan Pancasila dan UUD 1945. Kami berfokus pada penyerapan, pengumpulan, dan pemaduan suara pemuda Indonesia, sebagai upaya memperkuat partisipasi generasi muda dalam kebijakan publik yang inklusif. Melalui berbagai program, Jemput Suara menciptakan ruang belajar kritis yang menjembatani dialog antara pemerintah, partai politik, pemuda, dan masyarakat sipil.
Untuk informasi lebih lanjut,
hubungi: 0823-2205-7643
Jemput Suara © 2025
We use cookies to improve your experience on our site. By using our site, you consent to cookies.
Manage your cookie preferences below:
Essential cookies enable basic functions and are necessary for the proper function of the website.
Statistics cookies collect information anonymously. This information helps us understand how visitors use our website.
Marketing cookies are used to follow visitors to websites. The intention is to show ads that are relevant and engaging to the individual user.